Ketahui Pengertian Pendidikan Menurut Pakar Secara Umum

Pengertian pendidikan merupakan proses pembelajaran yang meliputi ketrampilan, pengetahuan dan kebiasaan individu yang diwariskan dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui proses pembelajaran, latihan dan penelitian.

Ada pakar lain yang mendefinisikan pendidikan adalah suatu usaha sadar yang dilakukan oleh manusia secara sistematis dalam mewujudkan suasana proses  pembelajaran yang mampu meningkatkan potensi dirinya. Keberadaan pendidikan sangat bermanfaat bagi kehidupan diri sendiri dan bermasyarakat, karena dengan pendidikan manusia akan memiliki kepribadian, kekuatan, kecerdasan, akhlak mulia, spiritual dan ketrampilan yang baik.

Dalam bahasa Inggris, pendidikan disebut Education, kalau secara etimologis berasal dari bahasa latin  yaitu Eductum. Kata itu mengandung dua arti, E artinya perkembangan dari luar, sementara Duco artinya proses perkembangan. Dapat diartikan pendidikan merupakan sebuah proses pengembangan kemampuan dan kekuatan diri sendiri. kesimpulannya pengertian pendidikan yaitu proses belajar mengajar peserta didik untuk mendapatkan pemahaman terhadap sesuatu dan menjadikan manusia berpikir lebih kritis.

www.pexels.com

Pengertian Pendidikan Menurut Para Pakar Ilmu Pendidikan

  1. Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara menyebutkan bahwa pendidikan merupakan proses untuk menuntun kodrat manusia untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang baik.

  1. Ahmad D.Marimba

Pendidikan merupakan proses bimbingan secara sadar yang dilakukan oleh pendidik untuk mengembangkan jasmani dan rohani peserta didik untuk mengarah pada terbentuknya kepribadian yang positif

  1. Carter V.Good

Carter V. Good menyebutkan bahwa pengertian pendidikan merupakan suatu proses untuk mengembangkan kecakapan peserta didik dalam bersikap dan perilaku di masyarakat. Kehidupan sosial seseorang akan dipengaruhi oleh lingkungan yang sudah terorganisir, misalnya di sekolah, rumah. Sehingga diharapkan dapat mencapai perkembangan individu dan kecakapan sosial.

  1. Stella Van Petten Henderson

Menurut Henderson pendidikan adalah sebuah kombinasi antara perkembangan, pertumbuhan, dan warisan sosial.

  1. Martinus Jan Langeveld

Pendidikan merupakan sebuah upaya untuk menolong seseorang untuk dapat mandiri melakukan tugas hidup dan mampu bertanggung jawab secara susila. Jadi usaha manusia yang sudah dewasa untuk mendidik anak manusia yang belum dewasa untuk menuju kedewasaan.

www.pexels.com
  1. Dr. Iman Barnadib

Beliau menjelaskan bahwa pendidikan merupakan usaha sadar secara sistematis yang bertujuan untuk mencapai kemajuan dan taraf hidup yang lebih baik.

Dalam undang-undang juga sudah dituliskan pada UU No. 20 tahun 2003 menyebutkan bahwa pengertian pendidikan yaitu usaha sadar dan sudah terencana bertujuan untuk mewujudkan suasana pembelajaran yang aktif sehingga mampu mengembangkan potensi diri seperti kekuatan spiritual, kepribadian, pengendalian diri, akhlak mulia, kecerdasan dan keterampilan. Mengingat nilai-nilai tersebut sangat dibutuhkan diri sendiri, bermasyarakat, bangsa dan negara.

Apa Saja Tujuan Dari Pendidikan?

Secara umum, tujuan adanya pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk mengembangkan potensi dalam setiap diri peserta didik. Secara kodrat setiap peserta didik memiliki hak untuk mendapatkan pembelajaran yang berkualitas baik. Dengan adanya pertumbuhan potensi dan kecerdasan yang positif maka diharapkan setiap peserta didik memiliki ilmu pengetahuan, kepribadian, mandiri, kreativitas, dan yang paling penting memiliki rasa tanggung jawab ketika terjun di kalangan masyarakat.

Tujuan adanya pendidikan juga tercantum dalam Undang-Undang negara Republik Indonesia, berikut ini undang-undang yang mengatur tentang pendidikan:

  1. MPRS No. 2 tahun 1960

Pendidikan memiliki tujuan untuk membentuk peserta didik memiliki jiwa pancasilais yang berdasarkan ketentuan yang dikehendaki oleh pembukaan dan isi UUD 1945

  1. UU No.2 tahun 1985

Pendidikan memiliki tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan berkembang dalam bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta memiliki ilmu pengetahuan, kesehatan, budi pekerti, kepribadian, mandiri dan memiliki rasa tanggung jawab

  1. UU No. 20 tahun 2003

Dalam UU.No.20 tahun 2003 telah dijelaskan bahwa sistem pendidikan nasional memiliki tujuan untuk mengembangkan potensi siswa agar mampu menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Memiliki akhlak yang mulia, sehat jasmani dan rohani, kreatif, mandiri, berilmu, dan menjadi warga negara yang bertanggung jawab dan demokratis

www.pexels.com

Fungsi Pendidikan Menurut Pakar Ilmu

Secara umum, pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan diri, membentuk kepribadian dan watak agara siswa mampu menjdi pribadi yang melangkah ke arah positif.

Menurut pakar ilmu Horton dan Hunt menjelaskan bahwa pendidikan memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Mempersiapkan setiap individu agar mampu mencari nafkas sendiri dan mandiri
  2. Membangun dan mengembangkan minat serta bakat manusia agar mencapai kepuasan pribadi dan untuk kepentingan masyarakat
  3. Melestarikan kebudayaan yang ada di lingkungan masyarakat
  4. Diharapkan setiap manusia memiliki keterampilan yang baik dalam keikutsertaan dalam demokrasi

Kalau menurut David Popenoe, pendidikan berfungsi sebagai:

  1. Lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu kepribadian
  2. Pendidikan menjadi sumber inovasi sosial di lingkungan masyarakat
  3. Mendidik peserta didik tentang peranan sosial
  4. Memastikan adanya integrasi di lingkungan masyarakat

Jenis Pendidikan yang Ada di Indonesia

Kalau mengacu pada pengertian pendidikan, maka terdapat tiga jenis pendidikan yang berlaku di Indonesia. terdapat pendidikan Formal, Non Formal dan Informal.

  1. Pendidikan Formal

Pendidikan formal merupakan sebuah pendidikan yang memiliki strujtur dan jenjang yang jelas. Mulai dari usia dini (PAUD), Pendidikan Dasar (SD), Pendidikan Menengah Pertama (SMP), Pendidikan Menengah Atas (SMA) dan Universitas tinggi.

www.pexels.com

Satuan pendidikan formal meliputi :

  1. TK (Taman kanak-kanak)
  2. RA (Raudatul Athfal)
  3. SD (Sekolah Dasar)
  4. MI (Madrasah Ibtidaiyah)
  5. SMP (Sekolah Menengah Pertama)
  6. MTs (Madrasah Tsanawiyah)
  7. SMA (Sekolah Menengah Atas)
  8. MA (Madrasah Aliyah)
  9. SMK (Sekolah Menengah Kejurusan)
  10. MAK (Madrasah Aliyah Kejurusan)
  11. Akademi
  12. Institut
  13. Universitas Tinggi
  14. Politeknik
  1. Pendidikan Non Formal

Pendidikann Non Formal merupakan salah satu jalur pendidikan yang di luar jalur formal. Jalur pendidikan ini dapat dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang. Pendidikan non formal ini dapat disetarakan dengan pendidikan formal dengan melalui proses penilaian oleh pihak yang berwenang.

Satuan pendidikan non formal meliputi :

  1. TPA (Taman Penitipan Anak)
  2. Sanggar
  3. Majelis taklim
  4. Lembaga Pelatihan
  5. Lembaga Kursus
  6. KB (Kelompok Bermain)
  1. Pendidikan Informal

Pendidikan Informal merupakan jenis pendidikan yang berasal dari lingkungan atau keluarga, dimana siswanya dapat melakukan proses pembelajaran secara mandiri.

Pendidikan Informal meliputi :

  1. Agama
  2. Etika
  3. Budi pekerti
  4. Sosialisasi
  5. Moral
  6. Sopan santun

Demikianlah penjelasan singat tentang pengertian pendidikan, definisi menurut para ahli, tujuan, fungsi dan jenis pendidikan yang berjalan di Indonesia. semoga artikel ini sedikit banyak bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan anda.

Namun, apabila anda merasa masih perlu banyak pembahasan seputar pendidikan maka anda dapat mengunjungi situs Bagi-in.com. pada situs tersebut sudah dilengkapi berbagai penjelasan tentang pendidikan. Tidak aja membahas tentang pendidikan, masih banyak kumpulan artikel yang tentunya bermanfaat dan menambah referensi bagi anda dan lainnya dalam memahami apa itu pendidikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *